TANTANGAN MADRASAH (4)


BENARKAH MANAJEMEN MADRASAH MASIH RENDAH?

 

Beberapa hasil studi yang telah dilakukan, masih menunjukkan bahwa tantangan terbesar madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan adalah faktor manajemen. Manajemen di beberapa madrasah masih dikategorikan belum efektif atau lemah. Manajemen madrasah masih bersifat sentralistik, sehingga terkesan pasif atau hanya menunggu instruksi dari atasan yang dapat mengakibatkan terpasungnya kreativitas kepala madrasah dan guru untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Bahkan ada juga yang sempat mencap-nya dengan manajemen yang patneralistik.

Apa kata atasan, baik itu berupa pedoman, petunjuk teknis, dan bahkan bahan pembinaan masih menjadi “barang sakti” untuk menentukan kebijakan madrasah. Hal ini akan menyebabkan posisi madrasah kurang diberdayakan tetapi malah terperdaya. Dan jika ini berlanjut pada tingkat terendah, pada guru yang akan menjadi kurang mandiri.

Seharusnya Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah (MPMBS) dan Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) telah menjadi kebiasaan bagi madrasah, karena telah dikenalkan sejak tahun 2003 lalu. Akan tetapi desiminiasi kebijakan ini belumlah dapat merata, entah karena regenerasi dari kepala madrasah maupun kurangnya pembinaan dan pengawasan dari kemenag maupun pengawas madrasah.

Sekarang model-model peningkatan mutu di samping MPMBS dan MBM telah digulirkan pemerintah seperti pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP), Standar Pelayanan Minimal (SPM),  Sistem Penjamin Mutu Pendidikan (SPMP), Evaluasi Diri Madrasah (EDM), dan Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah (APMIS). Kesemua kebijakan itu telah memuat instrumen yang harus dipenuhi oleh madrasah agar dapat meningkatkan mutu pendidikannya. Sehingga ketika madrasah telah memenuhi dan melakukan instrumen didalamnya itu, akan dipastikan berkembangnya mutu madrasah.

Sayangnya sosialisasi kebijakan di atas, belum dapat diterima sampai tingkat terbawah. Madrasah masih sangat berharap akan adanya pembinaan dan pengawasan dalam rangka peningkatan manajemen ini secara kontinu dan terpadu.

About these ads

Tentang Hidayat

Saya salah seorang guru di MTs Negeri Sumbergiri Ponjong (mulai 2013 yang sebelumnya di MTs Negeri Rongkop), berada di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.
Tulisan ini dipublikasikan di Artikel, Madrasah dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke TANTANGAN MADRASAH (4)

  1. sryandyasmoko berkata:

    sekarang MTS N Rongkop bener2 dah maju,,,saya bangga menjadi lulusan MTS N Rongkop,,,

    • Hidayat berkata:

      Alhamdulillah, atas bantuan alumni dan tokoh2 masyarakat sekitar yang sangat mendukung kami dewan guru dan karyawan MTsN Rongkop untuk berinovasi dan berbenah diri. Mohon bantuannya mas Andyas untuk selalu mengorbitkan MTS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s