Siswa Menyukai Metode Pengajaran Sekolah Islam


skl islam

KONDISI sekolah yang kondusif pastinya membuat siswa nyaman belajar. Mereka pun antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar setiap hari.

Kurikulum dan proses pembelajaran yang diterapkan sekolah menjadi daya tarik siswa dalam memahami dan menyukai materi pelajaran yang diberikan. Lihat saja bagaimana Nabila Farhani, Salsabila Saika, dan Intan menuturkan cita-cita mereka begitu lulus nanti. Ketiga siswa Madina Islamic School ini mempunyai keinginan yang sama setelah lulus SMA,meneruskan kuliah di Harvard University.

“Aku ingin mengambil ilmu hukum di Harvard,” kata Salsa dengan mata berbinar. “Kalau saya mau mencari beasiswa untuk kuliah di sana (Harvard),” timpal Intan siswa kelas 9 ini. Mereka optimistis dengan kemampuan yang dimiliki akan dapat meraih citacita tersebut.

Tentunya hal ini didukung dengan kurikulum yang diaplikasikan pihak sekolah. “Sekolah menggunakan kurikulum Cambridge apalagi untuk percakapan sehari-hari kami menggunakan bahasa Inggris, jadi tidak ada yang tidak mungkin,” ujar Nabila siswa kelas 8 ini. Mereka pun kompak mengatakan tidak menemui kesulitan berarti dengan kurikulum besutan Cambridge tersebut.

“Selama kita mau belajar enggak ada yang sudah,” tandas Salsabila. Metode pengajaran yang diterapkan rupanya membuat siswasiswa ini tidak jenuh bahkan menikmati setiap pelajaran yang diterima. Terang saja, agar tidak bosan pengajar sengaja menyelipkan permainan sarat edukasi yang berkaitan dengan materi yang diberikan.

Tidak jarang para siswa meminta diadakan permainan sekadar mengusir kejenuhan dan agar lebih bersemangat ketika belajar. Kegiatan belajar mengajar pun tidak melulu harus dilakukan di ruang kelas. Acap kali mereka belajar di ruang lain. Serupa dengan Lazuardi GIS CIlandak yang menerapkan semi moving class.

“Jadi kita enggak bosan belajar di dalam kelas terus,” tutur Furqan Dirgantara Wilogo, siswa kelas 7 Lazuardi GIS Cilandak. Lingkungan sekolah yang berlokasi di bilangan Jagakarsa ini pun membuat Furqan betah di sekolah. Bagaimana tidak, sekolah ini dikelilingi oleh pepohonan dan tumbuhan hijau yang asri, membuat udara di sekitarnya sangat sejuk. Pemandangan ini memang khas ala Lazuardi.

Di setiap sekolahnya, selalu terdapat lingkungan hijau. Membaca Alquran sebelum memulai pelajaran, menjadi kewajiban bagi para siswa Lazuardi. Tetapi siswa bukan hanya diminta membaca Alquran saja.Lebih dari itu, siswa diajak memahami isi Alquran dan mampu menerjemahkan ayat demi ayat. Siswa juga harus menghafal doa dan surat-surat di kitab suci.

“Kalau sudah hafal nanti kita setor (hafalan itu) ke guru,” kata Natasha Amanda, siswa kelas 7 Lazuardi GIS Cilandak. Untuk kegiatan ekstrakulikuler (ekskul),sekolah menyediakan berbagai pilihan. Furqan sendiri memilih ekskul robotic dan futsal. Sementara Tasha mengikuti klub tari Saman.

Serupa dengan di Madina Islamic School, menurut Tasha dan Furqan, guruguru mereka di Lazuardi sangat bersahabat. Mereka mengaku, guru-guru terbilang pandai meramu pembelajaran sehingga siswa tertarik dengan materi yang diberikan.

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com, dengan ditambahkan gambar.

Tentang Hidayat

Saya salah seorang guru di MTs Negeri Sumbergiri Ponjong (mulai 2013 yang sebelumnya di MTs Negeri Rongkop), berada di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Informasi. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Siswa Menyukai Metode Pengajaran Sekolah Islam

  1. Agus Suhanto berkata:

    happy day…e posting yg bagus, sekalian kenalan dulu ya… saya Agus Suhanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s