Alhamdulillah Ujian Madrasah 2012 dibuat Guru Sendiri


Keputusan yang sangat maju, telah disepakati K3MTs Kabupaten Gunungkidul untuk penyelenggaraan Ujian Madrasah (UM) pada tahun 2012 ini. Ini merupakan langkah maju dalam penilaian.Sejatinya gurulah yang berhak menilai siswa dengan bobot yang lebih banyak dibandingkan satuan pendidikan maupun pemerintah.

Selama beberapa tahun kemarin, jatah penilaian  telah dimoonopoli oleh pemerintah. Sebut saja Ujian Akhir Semester (UAS), Ujian Kenaikan Kelas (UKK), Ujian Sekolah/Madrasah, dan Ujian Nasional dibuat soal-soalnya oleh Pemerintah baik Dinas Pendidikan lewat MKKS maupun Mapenda Kemenag lewat K3MTs.

Langkah ini ditempuh tentu bukan hanya strategi untuk mendongkrak nilai Ujian Madrasah – yang bobotnya diperhitungkan dalam penentuan kelulusan siswa. Nilai ujian madrasah memiliki bobot 60% sedangkan nilai raport hanya 40%  dalam penenutan nilai sekolah/madrasah.

Tidak bisa terlepas dari itu, jika soal dibuat oleh gurunya sendiri yang telah menyampaikan kompetensi (SKL) yang harus dikuasai oleh siswa – tentu soalnya telah diseuaikan dengan kondisi siswa di kelasnya. Sehingga asumsi bahwa jika soal dibuat oleh gurunya maka nilai ujiannya akan lebih tinggi sangatlah logis.

Kesepakatan ini bukanlah tanpa resiko, pasti ada sisi positif dan sisi negatifnya. Menurut Penulis sisi positifnya lebih banyak daripada sis negatif. Sisi positif yang ada diantaranya adalah :

  1. Adanya kesesuaian dengan apa yang diajarkan oleh guru dengan yang diujikan.
  2. KTSP memungkinkan adanya perbedaan antara satu madrasah dengan madrasah lain. Tentu saja adaanya perbedaan akan menuntut soal yang berbeda pula.
  3. Adanya penekanan pada pendidikan karakter, visi dan misi madrasah memungkinkan guru untuk lebih mendalamnya materi tertentu yang disesuaikan untuk perwujudan visi madrasah.

Sedangkan kerugian yang sering terjadi adalah soal yang dibuat oleh guru kurang standar. Tapi kekurangan ini dapat diatasi dengan cara guru tetap mendiskusikan penyusunan soal-soal Ujian Madrasah dalam kegiatan MGMP. Dengan mengikuti kegiatan MGMP akan menambah wawasan guru dalam menyusun soal-soal ujian.

Semoga untuk UAS dan UKK, K3MTs juga akan menyepakati hal yang sama. Jangan sampai jatah guru diserobot lagi.

Tentang Hidayat

Saya salah seorang guru di MTs Negeri Sumbergiri Ponjong (mulai 2013 yang sebelumnya di MTs Negeri Rongkop), berada di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Madrasah dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s