NILAI 1, BISA LULUS UN 2012


SIMULASI KELULUSAN UN 2012

Sempat kaget, dapat pertanyaan:  Apa betul Pak dengan nilai satu dapat lulus UN. Katanya ada siswa  dari sekolah lain nilainya 1,25 bisa lulus? Terperangah juga, betul-betul tidak menyangka.

Sudah sejak satu tahun lalu kriteria kelulusan UN dengan menggunakan kriteria Nilai Raport (NR), Nilai Ujian Madrasah (UM), dan nilai Ujian Nasional (UN) diberlakukan. Tahun ini, baru terpikir setelah adanya pertanyaan itu. Ternyata memang  bisa, tapi jika nilai mata pelajaran yang lainnya tinggi.

Kriteria kelulusan UN tahun 2012 ini berdasarkan  Permendiknas no 59 tahun 2011 dan POS UN tahun 2011/2012 adalah: Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah:

  1. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
  2. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas:  (1) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, (2) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, (3) kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan ;
  3. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
  4. lulus Ujian Nasional.

Sedangkan kriteria lulus UN adalah Peserta didik SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dinyatakan lulus UN apabila peserta didik mencapai nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan NA tiap mata pelajaran paling rendah 4,0.

Nilai Akhir (NA)  diperoleh dari rumus :
NA = 0,4 NS + 0,6 UN
Sedangkan Nilai Sekolah (NS) diperoleh dari :
NS = 0,4 NR + 0,6 US

Berdasarkan kriteria tersebut, secara matematis akan dimungkinkan dengan nilai 1 pada salah satu mata pelajaran, siswa bisa lulus. Penulis membuat sebuah simulasi sebagai file terlampir, yang bisa digunakan untuk melihat kemungkinan kelulusan siswa dengan berbagai nilai hasil UN. Sebagai contoh, jika NR = 8,0; US/M = 9,0 dan UN = 1,0 akan diperoleh NA = 4,04. Nilai itu masih berada pada nilai terendah untuk lulus, tapi sekali lagi jika nilai pelajaran lainnya tinggi.

Setiap peraturan, pasti ada sisi positif dan sisi negatifnya. Sisi negatif yang ada adalah sikap mental satuan pendidikan yang tidak jujur. Seperti dengan mengubah nilai raport, sehingga menjadi tinggi. Dan juga memberikan nilai US/M yang sangat fantatis tingginya dibanding nilai UN yang diperoleh. Nilai US/M = 9 adalah normal jika sebanding dengan nilai UN. Tentu saja nilai US/M = 9 menjadi tidak logis ketika nilai UN = 1.

Sisi positif dari pemberlakuan kriteria ini adalah akomodasi dari nilai raport dan nilai ujian madrasah. Dengan kriteria ini maka tidak semata-mata kelulusan ditentukan dari hasil UN. Walaupun menurut Penulis prosentase nilai US/M masih perlu ditambah atau bahkan dibalik, 60% untuk NS/M dan 40% untuk UN.

Semua Itu bergantung pada sikap mental guru dan satuan pendidikan dalam menyikapi kriteria tersebut. Mungkin apa yang disampaikan oleh Kadinas Dikpora Kabupaten Gunungkidul pada saat Sosialisasi UN 2012 wajib kita pedomani “Sekolah yang bermutu adalah sekolah yang nilai US/M sebanding dengan nilai UN”.

File yang dapat Anda unduh berkait artikel tersebut itu:

  1. Permendiknas no 59 tahun 2011 tentang UN
  2. POS UN 2012
  3. File simulai kelulusan UN 2012
  4. Kisi-Kisi UN 2012 SMP/MTs, SMA dan MA

Tentang Hidayat

Saya salah seorang guru di MTs Negeri Sumbergiri Ponjong (mulai 2013 yang sebelumnya di MTs Negeri Rongkop), berada di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s