Gerakan Membaca Madrasah


Tingkat kemampuan membaca kita yang masih tergolong rendah diyakini menjadi salah satu penyebab rendahnya mutu pendidikan. Secara logika akan langsung dapat kita pahami keterkaitannya. Kilas siswa kita malas untuk membaca, maka akan sangat sedikit informasi yang dia dapatkan.

Kegiatan membaca di madrasah sudah terintegrasi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Sayangnya, minimnya jam pelajaran sering dijadikan alasan tidak berkembangnya budaya membaca.

Saat ini ketika gerakan peningkatan budaya membaca sedang digalakkan melalui program Gerakan Indonesia Membaca yang dipelopori oleh Ikatan Guru Indonesia, dapat dijadikan momentum madrasah untuk bangkit dan berada pada posisi terdepan. Bagaimana tidak, karena selama ini madrasah banyak menggunakan literatur, mulai dari sejarah Islam sampai pada penggunaan kitab-kitab.

Permasalahan utama adalah kesadaran pengelola madrasah akan pentingnya budaya membaca yang masih rendah. Bukti utama adalah kondisi perpustakaan sejumlah madrasah yang masih memprihatinkan. Mungkin sudah banyak madrasah yang memiliki gedung sendiri. Tapi berapa banyak madrasah yang koleksinya lengkap dan terupdate secara kontinu? Alasannya kembali pada sumber dana, yang katanya tidak ada sumber dana untuk buku bacaan, baik dari DIPA maupun BOS. Tapi sebenarnya menurut penulis itu kembali kepada kesadaran pengelola, kalau untuk yang lain saja bisa – kok untuk beli bulu tidak.

Ada beberapa cara untuk mensukseskan kegiatan ini, yaitu:
1. Menumbuhkan kesadaran kepada seluruh warga madrasah alan pentingnya membaca. Ini adalah bagian yang menantang – ketika menghadapi tipe kepemimpinan di madrasah. Masih banyak pengelola madrasah yang berlomba-lomba agar madrasahnya menjadi lebih megah sampai-sampai mengesampingkan lainnya. Jika kita menemui kendala seperti itu, maka kita harus menggunakan strategi lain.

2. Mengintegrasikan kegiatan membaca melalui semua mata pelajaran, baik dalam bentuk penugasan mandiri maupun tugas kelompok.

Tentang Hidayat

Saya salah seorang guru di MTs Negeri Sumbergiri Ponjong (mulai 2013 yang sebelumnya di MTs Negeri Rongkop), berada di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Artikel, Informasi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s