Perjalanan Hidupku

Alhamdulillah, Aku jadi guru MTskeluarga

Saya di lahirkan  pada tahu 1972 di kabupaten Bantul dari keluarga sederhana. Bapak saya guru SD sampai beliau pensiun tahun 2005 kemarin, sedangkan ibuku sebagai ibu rumah tangga – walau pada masa kecilku beliau juga sebagai pedagang. Aku terlahir nomor 2 dari 4 bersaudara.

Dari kecil, memang cita-citaku pengin jadi guru. Sampai-sampai kalau aku nulis namaku sudah aku tambahkan gelar Drs.  Walaupum akhirnya aku tidak mendapatkan gelar sebagaimana aku inginkan, karena gelar itu sudah berubah menjadi S.Pd.

Setelah lulus SMA pada tahun 1991, aku langsung mendaftarkan ke IKIP Yogyakarta – Jurusan Pendidikan Kimia, entah apa yang menjadi pendorong memilih jurusan itu – aku lupa,  aku memilihnya sebagai pilihan pertama. Setelah 5 tahun kuliah, akhirnya akupun lulus dan termasuk pada rombongan pertama yang lulus dalam satu angkatan. Lumayan sulit memang, karena beberapa temanku lulus pada tahun ke-7.

Tahun 1996 aku lulus kuliah dan langsung terjun pada lembaga bimbingan belajar di Godean  yang aku masuki sebelum lulus dan juga mendirikan rental komputer di  Jalan Wates yang sekarang dikelola oleh Kakakku. Dengan dua kegiatan itu, waktuku sudah terasa penuh – karena kadang-kadang harus ditambah privat malam.

Selama 2 tahun itu tidak ada lowongan Guru Kimia baik dari Depdikbud dan Depag. Hanya pada tahun 1997, Depag membuka lowongan guru IPA MTs dengan kualifikasi untuk sarjana jurusan FPMIPA. Aku diminta oleh ibuku untuk melamar (waktu itu dikabari Bude) dan hasilnya aku diterima menjadi guru IPA di MTsN Rongkop di Kabupaten Gunungkidul. Inilah berkah kasih sayang seorang ibu.

MTs = Madrasah Tsanawiyah, kata yang bagiku masih asing. Bahkan setelah aku diterimapun aku belum tahu banyak seperti apa MTs, yang ku tahu aku harus mengajar IPA. Akhirnya pada tahun 1998 resmilah aku menjadi CPNS dengan gaji pertamaku 183 ribu, sebuah gaji yang kecil bagiku – karena dengan uang itu aku harus kost dan hidup mandiri. Padahal sebelumnya setiap bulannya kurang lebih aku dapat honor 450 ribu dengan makan masih ikut orang tua. Tapi  aku sudah bertekad bulat untuk mendapat pekerjaan sebagai guru di manapun.

Masuk di MTsN Rongkop untuk pertama kalinya, keadaan masih sangat memprihatinkan baik guru maupun fasilitasnya. Untuk 6 rombongan belajar dengan jam 45 JMP tiap minggunya hanya ada 9 guru negeri dan beberapa GTT. Apalagi lokasi MTs yang berada di bekas areal persawahan, setiap musim hujan kelas yang berlantaikan batu putih penuh dengan lumpur – jadi sepatu dilepas dan ganti dengan sandal. Aku harus mengajar 3 mapel sekaligus, yaitu IPA, Matematika dan Bahasa Indonesia sehingga jumlah 27 jmp. Bahkan aku pernah diberi tugas mengajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).

Tahun 1999 setelah jadi PNS berbekal gaji 241 ribu/bulan aku beranikan melamar gadis asal Purworejo. Dan sekarang  sudah dikaruniai 2 anak, yang pertama Nandika (th 2000) dan yang kedua Fahruddin (th 2008).

Pada tahun 2006 – 2008 aku memperoleh beasiswa untuk kuliah pada Jurusan Pengembangan Kurikulum di Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung.

Sekarang keadaan MTsN Rongkop sudah jauh lebih baik dengan jumlah murid 300-an dan PNS 21 guru. Fasilitasnyapun semakin lengkap, walaupun masih jauh dari sempurna sebagaimana standar sarana dan prasarana. Setidaknya semangat juang kami tidaklah padam ataupun pudar, itulah bekal utama yang kami miliki.

Sebuah perjalanan yang penuh hikmah dan berkah, aku berada pada lingkungan yang benar-benar menuntutku iklas beramal dan lingkungan yang memacu aku belajar agama lebih intens. Aku selalu bersyukur pada-Mu ya Allah. dan semoga keselamatan dan kebahagiaan lahir batin selalu Engkau berikan pada Bapak – Ibuku, keluargaku, guru dan dosenku, saudaraku, temanku, dan sahabatku semua. Amin.

Agustus 2009, Salam

Hidayat

6 Balasan ke Perjalanan Hidupku

  1. mafrudah berkata:

    salam kenal pak, sy jg dari bantul tepatnya krapyak. klo mo dapat beasiswa S2 depag thn 2010 gimana ya pak ??? matur nuwun ….

  2. dian berkata:

    Assalamualaikum pak hidayat…senang membaca perjalanan hidup bapak…salam kenal pak

  3. ade.an berkata:

    Jadi ingat pernah kuliah di yogyakarta, salam kenal pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s